<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ujung Genteng Tourism</title>
	<atom:link href="http://www.ujung-genteng.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ujung-genteng.info</link>
	<description>Nirwana Pantai Selatan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jun 2011 00:18:10 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bandara Citarate Surade Sukabumi Akan Segera Dibangun Pada Tahun 2015</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/bandara-citarate-surade-sukabumi-akan-segera-dibangun-pada-tahun-2015/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/bandara-citarate-surade-sukabumi-akan-segera-dibangun-pada-tahun-2015/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jun 2011 00:05:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[SUKABUMI &#8211; OkeZone &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat  mengagendakan pembangunan bandar udara (Bandara) Citarete, Kecamatan  Surade, Kabupaten Sukabumi, mulai dilaksanaan pada 2015 mendatang.  Bandara yang ditujukan untuk menunjang pariwisata di Jabar Selatan ini  akan menyedot anggaran hingga Rp1,5 triliun.
&#8220;Namanya Bandara Citarete, untuk  rencana pembangunannya sudah dilakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img class="alignleft size-medium wp-image-302" title="airport" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2011/06/airport-300x192.jpg" alt="" width="300" height="192" />SUKABUMI &#8211; <a href="http://economy.okezone.com/read/2011/06/05/320/464686/bandara-sukabumi-dibangun-2015">OkeZone</a> &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat  mengagendakan pembangunan bandar udara (Bandara) Citarete, Kecamatan  Surade, Kabupaten Sukabumi, mulai dilaksanaan pada 2015 mendatang.  Bandara yang ditujukan untuk menunjang pariwisata di Jabar Selatan ini  akan menyedot anggaran hingga Rp1,5 triliun.</div>
<div>&#8220;Namanya Bandara Citarete, untuk  rencana pembangunannya sudah dilakukan feasibility study pada tahun  2005. Perizinannya pun sudah dilakukan ke Kementerian Perhubungan  melalui pemerinta daerah setempat. Dengan begitu pembangunannya tinggal  dilakukan saja dengan pembiayaan selama 15 tahun yang bersumber dari  APBD dan APBN terhuting mulai 2005,&#8221; terang Kepala Bappeda Jabar Deny  Juanda, di Sukabumi, Minggu (5/6/2011).</div>
<div>Dijelaskannya, Bandara Citarete  yang diperkirakan akan menyedot anggaran Rp1,5 triliun ini akan dibangun   dengan dimensi run way 1,9 Km dengan lebar 30-60 M. Bandara ini juga  ditunjang dengan infrastruktur berupa jalan Tol Pelabuhanratu-Surade  dengan tujuan Bandara Citarete melalui jalan arteri. Jalan bebas  hambatan ini merupakan lanjutan dari pembangunan jalan Tol  Ciawi-Sukabumi.</div>
<div>Lebih lanjut Deny mengungkapkan  infrastruktur penerbangan ini tidak hanya akan berfungsi sebagai bandara  domestik saja, tapi fungs utama lainnya adalah sebagai sarana penunjang  pariwisata dan industri agromarine untuk pertumbuhan perekonomian  masyarakat pesisir.</div>
<div>&#8220;Prasyarat untuk pembangunan  bandara ini, Pemda Kabupaten Sukabumi telah berhasil melakukan promosi  besar-besaran untuk sektor pariwisata, termasuk menarik investor untuk  pembangunan wilayah Selatan dan industri agromarine. Selambat-lambatnya  upaya promosi ini  sudah dilakukan pada 2014,&#8221; terang Deny.</div>
<div>Sementara itu Kepala Bappeda  Kabupaten Sukabumi Dodi Sumanteri menegaskan keberadaan Bandara Citarete  ini akan menjadi pemerata bagi pembangunan Sukabumi, terutama di  wilayah selatan yang selama ini relatif minim. Pembangunannya akan  berdampak pada perekonomian masyarakat, sebab fasilitas penerbangan ini  akan diikuti oleh industri lainnya.</div>
<div>(Toni Kamajaya/Koran SI/and)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/bandara-citarate-surade-sukabumi-akan-segera-dibangun-pada-tahun-2015/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Pangumbahan Sukabumi Terima Bantuan Gubernur</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/warga-pangumbahan-sukabumi-terima-bantuan-gubernur/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/warga-pangumbahan-sukabumi-terima-bantuan-gubernur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 12:49:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dalam  kegiatan kunjungan kerja Gubernur di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Bantuan  yang diberikan di Desa Pangumbahan adalah Alquran Majhab Sundawi yang  diterima Bupati Sukabumi Sukmawijaya dan uang Rp10 juta kepada bidan  Elis yang bertugas di Desa Pangumbahan dengan area kerja di 4 desa yang  berada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dalam  kegiatan kunjungan kerja Gubernur di wilayah Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Bantuan  yang diberikan di Desa Pangumbahan adalah Alquran Majhab Sundawi yang  diterima Bupati Sukabumi Sukmawijaya dan uang Rp10 juta kepada bidan  Elis yang bertugas di Desa Pangumbahan dengan area kerja di 4 desa yang  berada di Kecamatan Ciracap. Bidan Elis dikenal usai keikutsertaannya  dalam program <em>www.sangteladan.com.</em>Selain itu, Heryawan  juga memberikan bantuan Rp10 juta untuk DKM Masjid Pangumbahan. Secara  khusus, Heryawan meminta PT Biofarma membangun 1 Puskesmas di Desa  Pangumbahan yang anggarannya diambil dari <em>Coorporate Social Responbility</em> (CSR).</p>
<p>&#8220;Ini  hanya dana stimulan. Segala permintaan dan usulan dari masyarakat akan  kita perhatikan. Namun kita sesuaikan dengan kemampuan dan keterbatasan  anggaran kita,&#8221; ungkap Heryawan saat di Lapangan SD Pangumbahan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/warga-pangumbahan-sukabumi-terima-bantuan-gubernur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sumbangan Daihatsu Untuk Konservasi Penyu</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/sumbangan-daihatsu-untuk-konservasi-penyu/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/sumbangan-daihatsu-untuk-konservasi-penyu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 01:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[daihatsu]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi penyu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[Daihatsu Indonesia meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Penyu untuk Indonesia.
Program ini merupakan hasil kerjasama antara Daihatsu dengan Autobild  Indonesia, MRA Media Group, harian Seputar Indonesia, National  Geographic Indonesia, serta Metro TV. “Kami memiliki kesamaan visi dalam  melestarikan lingkungan,” kata Amelia Tjandra, direktur pemasaran PT  Astra Daihatsu Motor – produsen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2011/02/penyu-untuk-indonesia.jpg" rel='gb_imageset[sumbangan-daihatsu-untuk-konservasi-penyu]'><img class="alignleft size-medium wp-image-287" title="penyu-untuk-indonesia" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2011/02/penyu-untuk-indonesia-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Daihatsu Indonesia meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Penyu untuk Indonesia.</p>
<p>Program ini merupakan hasil kerjasama antara Daihatsu dengan Autobild  Indonesia, MRA Media Group, harian Seputar Indonesia, National  Geographic Indonesia, serta Metro TV. “Kami memiliki kesamaan visi dalam  melestarikan lingkungan,” kata Amelia Tjandra, direktur pemasaran PT  Astra Daihatsu<a title=" Motor" href="http://www.dapurpacu.com/otomotif/2010ParisAutoSalon"> Motor</a> – produsen dan agen tunggal Daihatsu di Indonesia.</p>
<p>Program Penyu untuk Indonesia merupakan penggalangan dana (fund  raising). Dana didapat dari para penyumbang yang berasal dari para  pelanggan masing-masing perusahaan penyelenggara serta masyarakat.</p>
<p>Hasil sumbangan akan disalurkan ke<a title=" 5" href="http://www.dapurpacu.com/otomotif/5-series-touring"> 5</a> lokasi konservasi penyu di Indonesia; <span style="color: #ff0000;"><strong>Pantai Pangumbahan – Ujung  Genteng Sukabumi</strong></span>, Prancak Bali, Alas Purwo Banyuwangi, Way Tembulih  Lampung Barat, Berau Kalimantan Timur.</p>
<p>“Kami memprediksi dana yang terkumpul bisa mencapai Rp 750 jutaan,”  kata Suparno Djasmin, CEO PT Astra International  –  Daihatsu Sales  Operation.</p>
<p>Dipilihnya penyu sebagai satwa yang dilestarikan karena populasinya  terus berkurang karena seleksi alam dan habitatnya rusak. Penyu  merupakan penyeimbang ekosistem.</p>
<p>Program ini berlangsung satu tahun dan dimulai (kikc-off) pada 12 Februari<a title=" 2011" href="http://www.dapurpacu.com/otomotif/accord"> 2011</a> di Ujung Genteng. 100 anggota klub Daihatsu akan menuju lokasi tersebut menggunakan Daihatsu Luxio dan Daihatsu Terios.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/sumbangan-daihatsu-untuk-konservasi-penyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Souvenir Khas Ujunggenteng</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/souvenir-khas-ujung-genteng/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/souvenir-khas-ujung-genteng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 13:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Souvenir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang masih bingung mencari-cari souvenir dan T-Shirt khas ujung genteng silahkan pesan sekarang juga melalui toko online di UG Store
Buruan&#8230;! stok terbatas&#8230;
.
.
Anda juga bisa memesan langsung di outlet-outlet berikut ini:
1. Zeelnet [ Jl. Raya Kateu Surade Kec. Surade ]
2. Area Parkir Air terjun Cigangsa Kel. Surade Kec. Surade
3. Anugrah Indah Resto [ Jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://store.ujung-genteng.info"><img class="alignleft size-medium wp-image-267" title="ugstore" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/12/ugstore-300x166.png" alt="" width="300" height="166" /></a>Bagi anda yang masih bingung mencari-cari souvenir dan T-Shirt khas ujung genteng silahkan pesan sekarang juga melalui toko online di <a href="http://store.ujung-genteng.info" target="_blank">UG Store</a></p>
<p>Buruan&#8230;! stok terbatas&#8230;</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p>Anda juga bisa memesan langsung di outlet-outlet berikut ini:</p>
<p>1. Zeelnet [ Jl. Raya Kateu Surade Kec. Surade ]</p>
<p>2. Area Parkir Air terjun Cigangsa Kel. Surade Kec. Surade</p>
<p>3. Anugrah Indah Resto [ Jalan Pantai Ujunggenteng ]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/souvenir-khas-ujung-genteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nomer Kontak Villa, Cottage, Penginapan</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/nomer-kontak-villa-cottage-penginapan/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/nomer-kontak-villa-cottage-penginapan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 06:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Amanda Ratu
1. Bp. Suwandi (081381540455)
2. Bp. Eno Sunaryo (081563282922)
3. Bp. Awan Purnadi (081807078598)
Donny
+62 858 6000 6540
+62 812 2143 3365 
Pondok Hexa:
Inge: 081380585444
Mama&#8217;s Losmen:
+6281388416965 +6281281742511 +628521350778
Pondok Adi
Telpon: 0251-316902  atau  HP: 0818-101159
Vila Ujang
Telpon: 0251-337444  atau  HP: 0812-8774252
Pondok Pinang
HP: 0813-80747068
Linda&#8217;s Resort
HP: 0813-16385510  HP: 0812-20008898
Vila Bungsu
HP: 0815-63543189    HP: 0852-87536022
Batu Besar ( [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amanda Ratu<br />
1. Bp. Suwandi (081381540455)<br />
2. Bp. Eno Sunaryo (081563282922)<br />
3. Bp. Awan Purnadi (081807078598)</p>
<p>Donny<br />
+62 858 6000 6540<br />
+62 812 2143 3365 </p>
<p>Pondok Hexa:<br />
Inge: 081380585444</p>
<p>Mama&#8217;s Losmen:<br />
+6281388416965 +6281281742511 +628521350778</p>
<p>Pondok Adi<br />
Telpon: 0251-316902  atau  HP: 0818-101159</p>
<p>Vila Ujang<br />
Telpon: 0251-337444  atau  HP: 0812-8774252</p>
<p>Pondok Pinang<br />
HP: 0813-80747068</p>
<p>Linda&#8217;s Resort<br />
HP: 0813-16385510  HP: 0812-20008898</p>
<p>Vila Bungsu<br />
HP: 0815-63543189    HP: 0852-87536022</p>
<p>Batu Besar ( Big Rock )<br />
HP: 0852-87536022</p>
<p>Pondok Iskandar<br />
Aisyah  HP: 0815-63579959<br />
H Iskandar  HP: 0811-203375   0812-2014761</p>
<p>Penginapan Pak Abudin<br />
HP: 0857-23062894</p>
<p>Pondok Wisata Koboi<br />
HP: 0818-06255770</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/nomer-kontak-villa-cottage-penginapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pondok Adi</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/pondok-adi/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/pondok-adi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 01:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cottage & Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Adi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Pondok ADI berdiri diatas tanah seluas 4.500 M2 dengan pagar keliling. Didalam lokasi terdapat 4 bangunan yg terdiri dari 5 unit cottage yaitu: Padepokan, Cigebang, Cibuaya, dan Ombak Tujuh. (3 nama terakhir adalah nama “point of interest” ujung genteng)
Disarankan untuk membawa sendiri bahan makanan karena pondok ADI tidak menyediakan makanan kecuali dengan perjanjian. Tetapi kompor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi2.jpg" rel='gb_imageset[pondok-adi]'><img class="alignleft size-full wp-image-192" title="pondok_adi2" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi2.jpg" alt="" width="200" height="133" /></a>Pondok ADI berdiri diatas tanah seluas 4.500 M2 dengan pagar keliling. Didalam lokasi terdapat 4 bangunan yg terdiri dari 5 unit cottage yaitu: Padepokan, Cigebang, Cibuaya, dan Ombak Tujuh. (3 nama terakhir adalah nama “point of interest” ujung genteng)</p>
<p>Disarankan untuk membawa sendiri bahan makanan karena pondok ADI tidak menyediakan makanan kecuali dengan perjanjian. Tetapi kompor (minyak tanah) + Alat-alat dapur, bakaran untuk BBQ, tenaga untuk masak ala kadarnya lengkap tersedia.</p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi_ghosen.jpg" rel='gb_imageset[pondok-adi]'><img class="alignright size-full wp-image-193" title="pondok_adi_ghosen" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi_ghosen.jpg" alt="" width="200" height="133" /></a>Pondok ADI berhadapan dengan samudra Indonesia, tapi dipisahkan oleh jalan desa kecil.Pantai depan cottage adalah pantai karang, memanjang sampai mendekati pantai Pangumbahan (tempat penyu bertelur) dan persis depan cottage adalah &#8220;Pintu masuk&#8221; kapal -kapal nelayan kecil.Pantai depan cottage saat ini agak kurang terawat &amp; sedikit abrasi karena banyak terumbu karang yang rusak &amp; tidak terpelihara dg baik, tapi kejernihan air laut &amp; suasana pada saat cuaca baik, cukup unik, tenang seperti kolam raksasa</p>
<p>Padepokan Goshen adalah rumah panggung dengan tinggi umpak 75 Cm dari tanah, dengan 2 K. Tidur berukuran 3 x 5 m, tempat tidurnya 2 x 2 m, kamar mandi/Wc di dalam kamar. Lantai kamar dari papan, dinding dari bilik bambu. Didepan kamar ada teras penghubung dengan aula kecil berbentuk lingkara segi 6 dengan garis tengah 6 m, lantai &amp; dinding bilik bambu, cukup luas untuk sarasehan lk 30 orang duduk melingkar.</p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi_cibuaya.jpg" rel='gb_imageset[pondok-adi]'><img class="alignleft size-full wp-image-194" title="pondok_adi_cibuaya" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok_adi_cibuaya.jpg" alt="" width="200" height="119" /></a>Cigebang adalah rumah panggung dengan tinggi umpak 1,5 m dari tanah, Terdiri dari 2 bangunan kopel &amp; ada pintu connecting. Per cottage terdiri dari 2 K. Tidur ukuran: 3 x 3m dgn 2 tempat tidur, 1 Km/Wc, 1 R. dalam, 1 Dapur kecil &amp; teras luas: 3 x 6 m</p>
<p>Cibuaya adalah rumah panggung dengan tinggi umpak 75 cm dari tanah. Terdiri dari 2 bangungn kopel tanpa pintu connecting. Per cottage berukuran 6 x 6 m termasuk teras, terdiri dari 2 K.tidur ukuran 3 x 3 dgn 2 tempat tidur, 1 Km/Wc, R. dalam, dapur kecil, teras ukuran 3 x 2 m</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/pondok-adi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Ujung Genteng</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/di-ujung-genteng/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/di-ujung-genteng/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 06:58:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[“Ujung Genteng” tidak ada kaitannya dengan “atap rumah”, tapi merupakan nama pantai di selatan Sukabumi yang terkenal sebagai tempat yang indah. Menurut cerita, nama Ujung Genteng sendiri berasal dari kata “ujung gunting”, yang berarti sebuah tempat yang berada di sudut atau ujung dari pulau di Jawa Barat, yang berbentuk seperti gunting, sehingga dinamakanlah tempat ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Ujung Genteng” tidak ada kaitannya dengan “atap rumah”, tapi merupakan nama pantai di selatan Sukabumi yang terkenal sebagai tempat yang indah. Menurut cerita, nama Ujung Genteng sendiri berasal dari kata “ujung gunting”, yang berarti sebuah tempat yang berada di sudut atau ujung dari pulau di Jawa Barat, yang berbentuk seperti gunting, sehingga dinamakanlah tempat ini sebagai Ujung Gunting atau biasa dikenal dengan sebutan Ujung Genteng.</p>
<p><img title="image0031" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0031.png" alt="image0031" width="350" height="250" /><strong></strong></p>
<p><strong>Pantai Ujung Genteng</strong></p>
<p>Pantai Ujung Genteng di Kabupaten Sukabumi -terletak sekitar 135 km dari Kota Sukabumi, atau sekitar 200 km dari Jakarta, dapat ditempuh dengan waktu 6-7 jam perjalanan mobil. Tempat ini dapat dicapai melalui Jampangkulon &#8211; Surade, ibukota kecamatan yang terdekat. Kendaraan dapat dengan mudah mencapai Pantai Ujung Genteng, bahkan juga sudah terdapat angkutan umum menuju ke Ujung Genteng. Hanya transportasi dari Ujung Genteng ke tempat-tempat lainnya memang masih terbatas, karena kondisi jalan maupun jembatan yang belum terbangun. Namun kondisi ini tidak mengurangi daya tarik Ujung Genteng, terutama bagi wisatawan minat khusus.</p>
<p>Di Ujung Genteng juga berderet pantai-pantai yang indah dan masih alami yang memiliki keindahan dan keunikan yang tak ada duanya. Selain Pantai Ujung Gentengnya sendiri, pantai lain yang indah dan potensial adalah Pantai Kalapa Doyong (Kelapa Condong) yang berkarang, Pantai Batununggul dan Pantai Ombak Tujuh- tempat surfing kelas dunia, Pantai Pangumbahan &#8211; yang terkenal sebagai tempat bertelur penyu hijau, Pantai Batu Keris, Pantai Akuarium dan masih banyak lagi. Belum lagi sungai, muara sungai, air terjun, perkebunan, tempat pelelangan ikan yang juga menarik untuk kita kunjungi.</p>
<p><img title="image0051" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0051.png" alt="image0051" width="397" height="250" /></p>
<p><strong>Pantai Ujung Genteng</strong> merupakan daya tarik utama dan juga pusat pelayanan bagi wisatawan yang datang. Umumnya fasilitas penginapan, rumah makan, warung, toko kelontong terdapat di pantai ini (dan juga sebagian di Pantai Kalapa Doyong). Bentuknya yang menyerupai jazirah, dengan sebagian menghadap timur dan sebagian barat, menjadikan tempat ini menarik untuk menyaksikan matahari terbit (<em>sunrise</em>) maupun matahari tenggelam (<em>sunset</em>). Di Pantai Ujung Genteng nelayan memarkirkan perahunya dan kemudian menjual hasil tangkapannya di TPI. Sangat menarik untuk melihat kegiatan nelayan yang hilir mudik dengan perahunya, membawa hasil tangkapannya dan menawarkan ikan di TPI.</p>
<p><img title="image0011" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0011.png" alt="image0011" width="347" height="253" /></p>
<p><strong>Sunset di Pantai Kalapa Doyong</strong></p>
<p>Sedikit lebih jauh dari pantai ini berderet pantai-pantai lain, seperti <strong>Pantai Karang Potong</strong> dan <strong>Pantai Kalapa Doyong</strong> dengan karang-karangnya yang saat air laut surut dapat terlihat dengan jelas. Airnya yang jernih dan pasir pantainya yang bersih sangat menarik untuk berwisata di pantai ini dan menyaksikan matahari terbenam di ufuk barat.</p>
<p>Di sekitar pantai ini terdapat penginapan dan homestay yang bersih dan terjangkau harganya. Dengan kisaran Rp. 60.000-Rp. 150.000 /kamar wisatawan sudah dapat menginap di tempat yang bersih dan nyaman, misalnya Pondok Hexa, Mama’s Losmen, Villa Ujang, Deddy Losmen dan lain-lain. Homestay tersebut juga ada yang memiliki rumah makan. Beberapa warung milik penduduk juga terdapat di pantai ini.</p>
<p><img title="image0071" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0071.png" alt="image0071" width="397" height="250" /><strong></strong></p>
<p><strong>Surfer di Pantai Batununggul</strong></p>
<p>Sekitar 1 kilometer dari Pantai Kalapa Doyong, terdapat Pantai Akuarium yang karang-karangnya berbentuk kotak-kotak seperti akuarium. Pantai ini terletak bersebelahan dengan Pantai Batununggul yang merupakan tempat surfer kelas dunia ber”surfing ria”. Di pantai ini banyak wisatawan asing (khususnya) yang melakukan olahraga selancar. Ombaknya sangat mendukung untuk berselancar. Peselancar kelas mahir umumnya berselancar di tempat ini. Gerakannya yang terlihat sudah sangat mahir betul-betul mempesona mata kita. Begitu terampil mereka meliuk-liuk mengikuti ombak. Di pantai ini juga tersedia homestay yang umumnya digunakan oleh para peselancar dari mancanegara tersebut untuk tinggal. Mereka bisa tinggal minimal 7 hari di pantai ini dan menghabiskan waktunya hanya untuk berselancar.</p>
<p><img title="image0091" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0091.png" alt="image0091" width="395" height="250" /><strong></strong></p>
<p><strong>Pantai Batununggul</strong></p>
<p>Dari Pantai Ujung Genteng hingga Pantai Batununggul memiliki air laut yang jernih dan ombaknya yang besar tidak terlalu membahayakan wisatawan yang ingin berenang di pantai karena terhalang gugusan karang laut -sekitar 200 meter sebelum garis pantai. Garis pantai terbentang sepanjang sekitar 6 km. Pada saat pasang air laut memenuhi pantai dengan kedalaman air 0,5-1 meter, sangat cocok untuk berendam, bermain perahu karet, juga aktifitas bahari lainnya.</p>
<p><strong>Pantai Pangumbahan</strong> memiliki hamparan pasir putih nan halus yang lebar. Pantai ini terkenal sebagai tempat penangkaran Penyu Hijau (<em>Chelonia mydas</em>). Dari 7 (tujuh) jenis penyu di dunia, 6 (enam) di antaranya terdapat di Indonesia. Waktu keluarnya penyu dari laut sampai dengan bertelur (di pasir pantai) sampai saat ini tidak dapat dikendalikan oleh manusia terutama pengelola kawasan. Penyu-penyu tersebut hanya mau naik ke pantai apabila pantai dalam keadaan gelap dan sunyi, dan biasanya hal ini terjadi pada sekitar tengah malam.</p>
<p><img title="image0111" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image0111.png" alt="image0111" width="399" height="251" /><strong></strong></p>
<p><strong>Pantai Pangumbahan</strong></p>
<p>Kondisi ini membuat pengelola kawasan tempat penyu bertelur sering menghalangi orang/pengunjung akan menganggu penyu yang akan bertelur. Objek wisata penyu hingga saat ini sebetulnya masih belum dirancang untuk dijadikan sebagai objek wisata. Pengembangan penyu di Pangumbahan lebih ditekankan untuk fungsi penelitian dan pengembangan teknologi konservasi penyu.</p>
<p>Pada saat malam kami kesana, sayang sekali tidak ada penyu yang naik dan bertelur di pantai ini. Petugas menjelaskan memang jumlah penyu yang naik ke pantai dan bertelur sudah mulai berkurang dibanding 5 tahun yang lalu. Cahaya (lampu dari penginapan/rumah/bulan dan juga senter) maupun suara yang kencang ternyata seringkali mengurungkan niat penyu-penyu tersebut untuk naik ke pantai dan akhirnya mencari pantai lain.</p>
<p>Untuk mencapai Pantai Pangumbahan dan juga pantai-pantai lainnya di kawasan Ujung Genteng biasanya wisatawan menggunakan mobil <em>fourwheeldrive</em> yang dibawa sendiri, atau menyewa ojek motor yang dikelola oleh Organisasi Pengemudi Ojeg Wisata (OPOW). Pengemudi ojeg ini cukup rapi teroganisisasi dan  menawarkan jasa untuk mengantar wisatawan menuju pantai-pantai yang terdapat di kawasan Ujung Genteng. Pengemudi ojeg yang ramah dan juga merangkap sebagai <em>guide</em>, dapat menunjukkan tempat-tempat yang menarik bagi wisatawan. Penulis diantar oleh Pak Yanto yang juga merupakan ketua OPOW. Beliau sangat baik dan sopan dan bahkan mengingatkan pakaian dan sepatu yang sebaiknya dikenakan pada saat menuju Pantai Ombak Tujuh dan Pantai Batu Keris yang melalui padang ilalang dan semak belukar.</p>
<p><strong>Pantai Ombak Tujuh</strong> dan <strong>Pantai Batu Keris</strong> yang berdekatan ini memiliki karang dan ombak cukup besar dan merupakan tempat memancing dan olah raga surfing. Disebut pantai Ombak Tujuh, karena konon puncak ombaknya bisa mencapai 7 buah yang berurutan, sehingga sangat cocok untuk lokasi selancar. Sayangnya pencapaian ke pantai ini memang masih cukup sulit. Dengan menggunakan ojek motor, tempat ini dapat dicapai sekitar 1,5 jam dari Pantai Ujung Genteng, melalui perkebunan kelapa, ilalang, dan kebun penduduk, serta menyeberangi 3 buah sungai yang kebetulan sedang surut tanpa ada jembatan. Menurut pengemudi ojek kami, saat musim hujan, motor ojek perlu digotong oleh pengemudinya untuk menyeberangi sungai!</p>
<p><img title="image013" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image013.png" alt="image013" width="399" height="251" /><strong></strong></p>
<p><strong>Pantai Batu Keris</strong></p>
<p>View di Pantai Ombak Tujuh maupun Pantai Batu Keris sangatlah indah.. hamparan laut nan biru dan pantai berpasir dan berkarang menjadikan tempat ini terasa spektakuler.. apalagi sambil mendengar gemuruhnya suara ombak memecah karang di pantai. Beberapa pemancing tampak asyik memancing sambil berdiri dari atas karang tanpa rasa takut sama sekali.</p>
<p><strong>Muara Cimandiri</strong>, yang merupakan pertemuan antara Sungai Cimandiri dengan lSamudra Indonesia juga memiliki view yang menawan, khususnya pada saat sunset. Hamparan pasir putih membentang dan deburan ombak betul-betul menyuguhkan pemandangan yang indah. Menyusuri sungai ini ke arah hulu bisa menjadi bagian dari petualangan yang mengasyikan.</p>
<p><img title="image015" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image015.png" alt="image015" width="397" height="250" /><strong></strong></p>
<p><strong>Muara Cimandiri</strong></p>
<p>Selain itu ada pula <strong>Muara Cipanarikan</strong>, yang merupakan tempat bertemunya Sungai Cipanarikan dengan laut. Sungai ini membentuk alur membelok terlebih dahulu sebelum masuk ke laut, sehingga terbentuk hamparan pasir yang cukup luas dengan bentuk pasir yang sangat halus. Di muara Cipanarikan wisatawan dapat menemui berbagai fauna seperti kepiting, belibis, biawak maupun ikan-ikan yang biasa hidup di muara, termasuk ikan-ikan hias yang berwarna-warni dan berenang bebas disela-sela karang.</p>
<p><img title="image019" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image019.png" alt="image019" width="395" height="248" /><strong></strong></p>
<p><strong>Curug Cikaso</strong></p>
<p>Jika bosan atau kurang berminat dengan pantai, di kawasan Ujung Genteng ini kita bisa juga mengunjungi air terjun dan menyusuri sungai hingga ke hulu atau muaranya. <strong>Curug Cikaso</strong> merupakan salah satu air terjun yang banyak dikunjungi wisatawan. Pencapaiannya relatif mudah, dari tempat parkir kendaraan pengunjung bisa memilih untuk berjalan kaki menyusuri ladang penduduk atau dengan menaiki perahu yang disewa dari penduduk dan menyusuri <strong>Sungai Cikaso</strong> kearah hilir. Perjalanan dengan menaiki perahu sangat menyenangkan, aliran sungai yang tenang dan view di kiri kanan sungai sangat menarik dan indah untuk dilihat. Air terjunnya sendiri cukup tinggi, sayang sewaktu penulis berkunjung kesana (bulan Agustus) sedang musim kemarau, dan sudah 4 bulan tidak hujan, sehingga tidak ada aliran air di air terjunnya. Memang sebaiknya wisatawan memperhatikan waktu-waktu kunjungan bila akan mendatangi tempat wisata seperti air terjun.</p>
<p><img title="image023" src="http://ayotamasya.com/wp-content/uploads/2009/09/image023.png" alt="image023" width="250" height="373" /><strong></strong></p>
<p><strong>Sungai Cikaso</strong></p>
<p>Keindahan kawasan Pantai Ujung Genteng memang sangat menawan dan masih asli. Meskipun fasilitas yang tersedia terbatas dan tidak bermewah-mewah, namun masih cukup memadai. Bagi yang menggemari alam pantai dan petualangan, kawasan Pantai Ujung Genteng akan menjadi pilihan destinasi yang sangat tepat. Meskipun terletak di ujung, namun berwisata di kawasan ini seolah tak ada ujungnya -tak ada habisnya!</p>
<p><strong>Ina Herliana Koswara (</strong>inakoswara@yahoo.com<strong>)<br />
Senior Researcher and Tourism Planner<br />
Centre for Tourism Planning and Development, ITB<br />
Bandung</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/di-ujung-genteng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pondok Hexa</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/pondok-hexa/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/pondok-hexa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 15:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cottage & Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Hexa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Pintu Masuk

Lobster (7 Unit)


Kerang (11 Unit)


Kakap (4 Unit)


Tempat Tidur

Dapur


]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Pintu Masuk</strong></span></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondox-hexa.jpg" rel='gb_imageset[pondok-hexa]'><img class="alignnone size-medium wp-image-181" title="pondox-hexa" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondox-hexa-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Lobster (7 Unit)<br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-218" title="pondok-hexa-lobster" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok-hexa-lobster-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Kerang (11 Unit)<br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-220" title="pondok-hexa-kerang" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok-hexa-kerang-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Kakap (4 Unit)<br />
</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-221" title="pondok-hexa-kakap" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok-hexa-kakap-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Tempat Tidur</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-219" title="pondok-hexa-lobster2" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok-hexa-lobster2-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Dapur</strong></span></p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-222" title="dapur" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/dapur-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-216" title="pondok-hexa-rate" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/pondok-hexa-rate.png" alt="" width="536" height="183" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/pondok-hexa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Villa Amanda Ratu</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/villa-amanda-ratu/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/villa-amanda-ratu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 08:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amanda Ratu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ujung-genteng.info/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Villa Amanda Ratu terletak di muara sungai Cikarang yang merupakan batas wilayah kecamatan Surade dengan kecamatan Ciracap. Berdiri di atas lahan perkebunan kelapa PT. Wira Citespong dengan jarak tempuh ke pantai Ujung Genteng sekitar 15 km.

.
Villa Marlin
Disiapkan 3 buah Villa Marlin untuk anda yang membutuhkan suasana tenang, untuk Satu Keluarga Kecil atau Pasangan Baru yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Villa Amanda Ratu terletak di muara sungai Cikarang yang merupakan batas wilayah kecamatan Surade dengan kecamatan Ciracap. Berdiri di atas lahan perkebunan kelapa PT. Wira Citespong dengan jarak tempuh ke pantai Ujung Genteng sekitar 15 km.</p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/amanda-ratu-lobi.jpg" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-medium wp-image-159" title="amanda-ratu-lobi" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/amanda-ratu-lobi-300x180.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a></p>
<p>.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Villa Marlin</strong></span><br />
Disiapkan 3 buah Villa Marlin untuk anda yang membutuhkan suasana tenang, untuk Satu Keluarga Kecil atau Pasangan Baru yang sedang menikmati Honeymoon atau liburannya. Yang berbeda dari Villa Marline denganVilla lainnya adalah adanya tambahan ruangan Dapur Kecil untuk memasak ringan (disediakan kompor dan tabung gas) selama menginap di Amandaratu resort.</p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/marlin.jpg" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-medium wp-image-170" title="marlin" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/marlin-300x180.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/marlin-detail.png" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-full wp-image-171" title="marlin-detail" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/marlin-detail.png" alt="" width="555" height="216" /></a></p>
<p>.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Villa Penyu</strong></span></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/penyu2.jpg" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-medium wp-image-174" title="penyu2" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/penyu2-300x167.jpg" alt="" width="300" height="167" /></a></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/penyu-detail.png" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-full wp-image-175" title="penyu-detail" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/penyu-detail.png" alt="" width="449" height="188" /></a></p>
<p>.</p>
<p><span style="color: #333399;"><strong>Villa Tenggiri</strong></span></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tenggiri.jpg" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-medium wp-image-177" title="tenggiri" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tenggiri-300x182.jpg" alt="" width="300" height="182" /></a></p>
<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tenggiri-detail.png" rel='gb_imageset[villa-amanda-ratu]'><img class="alignnone size-full wp-image-178" title="tenggiri-detail" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tenggiri-detail.png" alt="" width="440" height="211" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/villa-amanda-ratu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Save The Sea Turtles</title>
		<link>http://www.ujung-genteng.info/save-the-sea-turtles/</link>
		<comments>http://www.ujung-genteng.info/save-the-sea-turtles/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 14:30:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/ugpress/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Penyu adalah satwa yang tetap bertahan hidup semenjak 100 juta tahun yang lalu pada jaman cretaceous dan tetap lestari hingga sekarang. Namun dalam 50 tahun terakhir ini populasi penyu di alam terus menurun dengan drastis dan di khawatirkan akan punah jika tidak ada upaya untuk melestarikannya. Pertumbuhan penyu sangatlah lambat, mereka berusia dewasa untuk kawin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tukik.jpg" rel='gb_imageset[save-the-sea-turtles]'><img class="alignleft size-full wp-image-95" title="tukik" src="http://www.ujung-genteng.info/wp-content/uploads/2010/07/tukik.jpg" alt="" width="192" height="300" /></a>Penyu adalah satwa yang tetap bertahan hidup semenjak 100 juta tahun yang lalu pada jaman cretaceous dan tetap lestari hingga sekarang. Namun dalam 50 tahun terakhir ini populasi penyu di alam terus menurun dengan drastis dan di khawatirkan akan punah jika tidak ada upaya untuk melestarikannya. Pertumbuhan penyu sangatlah lambat, mereka berusia dewasa untuk kawin dn bertelur rata-rata pada umur 30 tahun. Musuh alami penyu sangatlah banyak. Ketika mereka bertelur di pantai, sering kali telur-telur tersebut menjadi santapan anjing, babi dan juga manusia. Di laut anak penyu yang disebut Tukik, juga menghadapi ancaman dari pemangsa seperti ikan-ikan besar, kepiting, dan burung. Menurut penelitian para ahli bahwa dari 1.000 ekor tukik, hanya 1 ekor tukik yang mampubertahan hidup hingga dewasa! Wheww…</p>
<p>Selain musuh alami, kini ancaman utama bagi kelangsungan hidup penyu adalah kegiatan manusia. Pantai-pantai yang semula menjadi tempat bertelurnya penyu, kini berubah menjadi hotel, restauran dan kawasan wisata, hal ini di perparah dengan masih tingginya perdagangan penyu dan bagian-bagiannya di beberapa daerah seperti Bali, Jawa Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Di Bali penyu hijau diperdagangkan terutama untuk diambil dagingnya, setiap tahunnya ada ribuan penyu didatangkan untuk diperdagangkan ke Bali. Penyu-penyu tersebut didatangkan dari Pulau Aru, Kalimantan, Flores, Madura dan Jawa. Bagian tubuh penyu lainnya seperti karapas penyu sisik banyak digunakan sebagai bahan cindramata, demikian juga telur penyu juga banyak diperdagangkan untuk di konsumsi.</p>
<p>Disini ada beberapa pertanyaan, yaitu:</p>
<p>Apakah penyu berguna???</p>
<p>Ya! Mengapa? Karena…</p>
<p>1. Untuk menandakan bahwa daerah tersebut masih bebas polusi (karena penyu bernafas dengan paru-paru).<br />
2. Memberi makan ikan/biota laut sekitar dengan sisa metabolisme penyu tersebut.<br />
3. Melindungi ikan/biota laut kecil dari predator tingkat tinggi (hiu, dll).<br />
4. Memindahkan unsur hara dari tempat subur ketempat lain pada saat bermigrasi, sehingga daerah yang dilewatinya menjadi subur.<br />
5. Melindungi penyu juga berarti harus merawat dan melindungi pantai dan perairan laut tempat hidup penyu. Pada akhirnya manusia juga yang akan diuntungkan.</p>
<p>Jika Penyu punah??</p>
<p>1. Merupakan indikasi perairan tersebut sudah terpolusi/berkurang kesuburannya.<br />
2. Secara tidak langsung mengurangi stok ikan di daerah tersebut.<br />
3. Merupakan indikasi rusaknya pantai peteluran penyu yang pada akhirnya merugikan manusia.</p>
<p>Apakah penyu telah dilindungi?</p>
<p>Karena terancam punah, maka seua jenis penyu sudah dilindungi secara nasional dan internasional:<br />
1. Appendix I CITES (Convention on International Trade of Endangered Species of Flora and Fauna) yang berarti perdagangan penyu dilarang International.<br />
2. Peraturan Pemerintah no. 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.<br />
3. Undang-undang no. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati. Dengan ancaman hukuman bagi yang melanggarnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).</p>
<p>Lalu apa yang dapat anda Lakukan?</p>
<p>1. Tidak membeli dan mengkonsumsi daging dan telur penyu untuk kepentingan komersil atau apapun.<br />
2. Tidk membeli produk-produk yang terbuat dari bagian-bagian penyu.<br />
3. Tidak mengganggu penyu yang sedang bertelur.<br />
4. Tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik, khususnya di daerah pantai.<br />
5. Tidak melakukan pembangunan besar di sekitar pantai-pantai peneluran penyu.<br />
6. Melaporkan pelanggaran-pelanggaran diatas kepada yang berwajib atau dapat menginformasikan kepada LSM yang bergerak dalam perlindungan satwa / email : nookie_holmes@yahoo.com</p>
<p>Save Our Planet!<br />
Salam</p>
<p>Sumber: ProFauna Indonesia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ujung-genteng.info/save-the-sea-turtles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

